Paskah merupakan hari raya umat Kristiani yang merayakan kebangkitan Yesus. Paskah dirayakan pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya, tergantung pada kapan ada bulan purnama di musim semi. Nah, tahun ini paskah dirayakan pada tanggal 19 April. Bagaimana kah tradisi paskah? Mengapa selalu ada telur dan kelinci? Apa makna paskah untuk umat Katolik? Simak ulasan TimiKimi yuk!

Tidak seperti natal yang selalu diperingati setiap tanggal 25 Desember setiap tahunnya. Hari paskah selalu diperingati pada tanggal berbeda. Paskah berasal dari kata dalam bahasa Yunani “pascha” atau kata dalam bahasa Ibrani “pesach”. Pada 1530, William Tyndale, seorang pembaharu Kristen dan penerjemah Perjanjian Lama ke dalam bahasa Inggris, menerjemahkan “pesach” yang terdapat dalam pasal 12 Kitab Keluaran menjadi “Passover”.

Secara harfiah, kata itu berarti “melewati” dan secara khusus dalam tradisi Yahudi merujuk pada perayaan pembebasan orang-orang Yahudi dari perbudakan di Mesir. Nah, bicara soal Hari Paskah atau Easter Day, tradi paskah selalu identik dengan telur dan kelinci. Mengapa demikian? Simak informasinya berikut ini.

Tradisi Paskah Selalu Ada Telur Paskah

Source: Google

Hari Paskah merupakan hari yang penting untuk umat Kristiani di seluruh penjuru dunia, hari dimana untuk merayakan kebangkitan Yesus. Dalam menyembut Hari Paskah biasanya toko-toko atau pusat perbelanjaan memasang ornamen-ornamen berbau paskah, yaitu telur dan kelinci.

Baca juga: Sebentar Lagi Release! Ini Dia Fakta-Fakta Menarik Tentang Game Of Thrones Season 8

Mengapa Ada Telur Paskah?

Banyak orang mungkin sibuk memakan telur cokelat di Hari Paskah, tetapi awalnya memakan telur tidak diizinkan oleh gereja selama seminggu menjelang paskah (dikenal sebagai Pekan Suci). Jadi telur-telur yang diletakkan pekan itu disimpan dan dihiasi untuk membuat mereka sebagai ‘telur Pekan Suci’, untuk kemudian diberikan kepada anak-anak sebagai hadiah. Masyarakat pada zaman Victoria mengadaptasi tradisi tersebut dengan telur karton yang ditutup kain satin dan diisi dengan hadiah paskah.

Telur cokelat pertama muncul di Prancis dan Jerman pada abad ke-19 tetapi rasanya pahit dan keras. Seiring dengan membaiknya teknik pembuatan cokelat, telur berlubang seperti yang ada dewasa ini dikembangkan. Telur cokelat pun dengan sangat cepat menjadi populer dan tetap populer hingga kini. Itulah mengapa telur menjadi salah satu tradisi paskah.

Kelinci Paskah Itu Apa?

Kisah kelinci Paskah diperkirakan mulai dikenal sejak abad ke-19. Kelinci biasanya melahirkan bayi, sehingga mereka menjadi simbol kehidupan baru. Legenda mengatakan bahwa kelinci paskah meletakkan, menghiasi dan menyembunyikan telur karena mereka juga merupakan simbol kehidupan baru. Kelinci biasanya tidak melakukan semua pekerjaan tersebut sendiri. Di Swiss, telur paskah diantar oleh burung Elang, dan di sebagian wilayah Jerman diantar oleh rubah.

Hari Paskah memang identik dengan telur dan kelinci. Namun, ternyata di Indonesia sendiri ada beberapa tradisi unik yang dilakukan pada Hari Paskah. Berikut tradisi unik Hari Paskah di Indonesia.

1. Semana Santa di Flores Timur

Source: Google

Tradisi paskah di Indonesia pertama yaitu Semana Santa tepatnya dilakukan di Larantuka, Flores Timur. Nama lain dari Semana Santa adalah Pekan Suci yang dirayakan selama empat hari berturut-turut. Ritua dimulai pada hari Kamis Putih dan akan berakhir pada hari Minggu paskah. Prosesi puncak jatuh pada hari Jumat Agung atau yang disebut dengan Sesta Vera.

Baca juga: Negara-Negara Berikut Memiliki Tradisi Unik Saat Rayakan Valentine

Jemaat melakukan ritual Tikam Puro pada sore hari di Kamis Putih guna mempersiapkan jalur yang akan ditempuh sepanjang 7 kilometer. Para jemaat akan memasang lilin di sepanjang jalan tersebut. Patung Perawan Maria yang disebut penduduk setempat sebagai Tuan Ma akan dimandikan dan dikenakan pakaian berkabung warna hitam, ungu, atau mantel beludru biru. Pada hari Jumat Agung, prosesi diisi dengan pengusungan tubuh Yesus Kristus. Sedangkan, Sabtu Suci dan Minggu Paskah akan dilaksanakan hari berikutnya.

2. Kure di Nusa Tenggara Timur

Source: Google

Kure merupakan tradisi paskah yang dilaksanakan masyarakat Kote, Kecamatan Noemuti, Timur Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Kata “Kure” berasal dari bahasal Latin yang artinya berdoa sambil mengunungi keluarga-keluarga yang beragama Katolik. Tradisi ini diawali dengan membersihkan patung-patung Yesus dan Maria yang dibawa oleh Portugis.

Anggota suku kemudian menyerahkan persembahan yang ditujukan kepada Tuhan berupa uang, buah-buahan, sayuran, sirih, dan pinang. Nantinya persembahan ini akan dibagikan kepada peziarah, kelompok doa, dan pengunjung yang menghadiri prosesi.

3. Momento Mori di Kalimantan Tengah

Source: Google

Di Kalimantan Tengah, umat Kristiani merayakan paskah dengan mengunjungi makam keluarga. Mereka akan menyalakan lilin dan menaburkan bunga di atas makam. Tradisi ini dilakukan pada malam paskah (Sabtu Suci). Para peziarah akan berkumpuldi makam hingga subuh di Minggu paskah. Acara dilanjutkan dengan kebaktian di tenda-tenda yang disediakan gereja di dekat makam. Memento Mori sendiri memiliki arti “Ingatlah akan kematian”.

Baca juga: Kamu Single? Siapa Bilang Kamu Tidak Bisa Merayakan Hari Valentine?

Selamat Hari Paskah untuk Sobat TimiKimi Semua

Nah Sobat, itu tadi ulasan mengenai tradisi paskah dan arti dari telur dan kelinci paskah. Semoga informasi yang TimiKimi berikan dapat bermanfaat. Selamat Hari Paskah untuk Sobat yang merayakan, dan semoga paskah tahun ini memberikan kedamaian untuk Sobat semua.