Bayar Pajak Online Nggak Perlu Datang ke KPP Dijamin Lebih Praktis

Segala kemudahan teknologi yang ada saat ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam melakukan hal apapun, termasuk bayar pajak. Sudah tidak ada alasan mangkir bayar pajak karena sekarang kamu bisa membayarkan kewajibanmu tanpa harus datang ke KPP untuk melakukan pemberkasan maupun mengantri. Bagaimana cara bayar pajak agar lebih praktis? Simak ulasan TunaiKita berikut ini yuk!

Sobat, pernahkah terpikirkan untuk mengurus segala hal mengenai pajak hanya dengan menggunakan smartphone dan bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun kamu berada tanpa harus pergi ke kantor pajak? Tentunya akan lebih mudah bukan? Mulai dari bayar pajak, membuat kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), hingga masalah restitusi (pengembalian pajak) yang bisa dilakukan secara online menggunakan smartphone.

Nah, sekarang pembayaran pajak dapat dilakukan dengan cara online yang dapat menghemat waktu, tenaga, dan pikiran kamu. Bagaimana langkah praktisnya? Cek ulasan mengenai pajak di bawah ini ya. 

Bayar Pajak Online Lebih Praktis Tanpa Datang ke KPP

Top 3: Siapa Saja yang Wajib Bayar Pajak?(www.liputan6.com)

Sobat pernah dengar tentang reformasi perpajakan? Nah, reformasi perpajakan sendiri merupakan sebuah sistem administrasi perpajakan secara menyeluruh. Meliputi pembenahan organisasi, sumber daya manusia, proses bisnis, teknologi informasi dan basis data, serta peraturan perpajakan. 

Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berbenah diri. Bukan cuma melulu persoalan penurunan tarif pajak, ngasih gaji maupun tunjangan kinerja tinggi ke pegawai pajak, tapi juga menyentuh proses bisnis, penanganan data, termasuk pelayanan DJP kepada masyarakat.

Baik sistem maupun prosedur pelayanan pajak tentunya perlu mendapat perubahan, mengingat pelayanan adalah ujung tombak dari sebuah institusi. Bisa dilihat setiap kali menjelang batas akhir pelaporan SPT PPh Orang Pribadi pada 31 Maret, jumlah wajib pajak yang ingin menyetor dokumen tersebut secara manual membludak, meski sudah ada e-filing. Nah, kedepannya tidak akan ada lagi sistem pengurusan pajak datang langsung ke KPP. Semua serba online, elektronik, pelayanan akan diarahkan melalui situs website. 

Baca juga: Kena Tilang? Gak Perlu Panik, Dengan E-Tilang Jadi Lebih Mudah

Manfaat Pajak

Bagi negara pajak memiliki manfaat, diantaranya adalah :

  1. Pajak digunakan sebagai pengeluaran negara yang bersifat self liquiditing, seperti pengeluaran untuk proyek produktif.
  2. Pajak untuk pengeluaran reproduktif, seperti pengeluaran yang memberi keuntungan ekonomi bagi masyarakat,. Contohnya adalah untuk pertanian.
  3. Pajak digunakan sebagai pengeluaran yang bersifat self liquiditing dan tidak produktif seperti untuk pendirian monumen dan tempat rekreasi.
  4. Pajak digunakan untuk pengeluaran yang tidak bersifat produktif seperti pertahanan negara dan perlindungan anak yatim.

Pajak juga bermanfaat bagi masyarakat, diantaranya adalah :

  1. Pajak untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan pelayanan publik lain.
  2. Pajak untuk memberi subsidi pangan dan bahan bakar minyak
  3. Pajak untuk penyediaan layanan transportasi publik
  4. Pajak untuk membiayai kelestarian lingkungan hidup
  5. Pajak juga dipakai untuk pelaksanaan demokrasi seperti pemilu.

Pada intinya, pajak yang diberikan untuk kas negara akan digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat negara itu sendiri. Manfaatnya akan dirasakan oleh semua warga negara.

Bayar Pajak dengan e-Billing Pajak


Cara Bayar Pajak Online (carajadikaya.com)

E-billing merupakan sebuah sistem untuk membayar pajak secara online. Sistem ini dihadirkan untuk lebih memudahkan masyarakat dalam membayar pajak mereka karena dinilai lebih simpel dan modern sesuai dengan perkembangan zaman.

Sistem e-billing berbeda dengan sistem terdahulu, dimana wajib pajak membayar pajak mereka secara manual dengan media Surat Setoran Pajak (SPP). Lewat e-billing, pajak dibayarkan secara online dengan terlebih dahulu membuat kode billing atau ID Billing sebagai portal pembayaran pajak.

Selain itu, bayar pajak dengan e-Billing pajak memiliki beberapa manfaat, diantaranya:

  1. Membayar pajak jadi lebih mudah. Dengan membuat ID Billing, kamu dapat membayar pajak di mana saja dan kapan saja
  2. Menghindari kesalahan dari pencatatan transaksi. Terkadang dalam pembayaran secara manual terdapat beberapa kesalahan pencatatan yang mungkin terjadi. e-Billing bisa meminimalkan terjadinya kesalahan dalam pencatatan transaksi yang bisa saja terjadi pada pembayaran manual
  3. Transaksi real time. Data dan hasil transaksi akan langsung tersimpan di sistem DJP sehingga mengurangi risiko kehilangan data akibat kelalaian dan penyebab lainnya.

Baca juga: Seluk Beluk SIPP Online BPJS Ketenagakerjaan 2019, Kenali Keuntungannya!

Langkah-Langkah Bayar Pajak Online

Ada dua tahapan yang harus dilalui para wajib pajak jika ingin membayar pajak menggunakan e-Billing Pajak. Caranya dengan pembuatan kode billing atau ID Billing. Setelah itu, lakukan proses bayar pajak online.

1. Pembuatan Kode Billing atau ID Billing

Pembuatan kode billing atau ID Billing bisa dilakukan dengan 7 cara, antara lain:

  • Melalui suatu aplikasi resmi yang bernama OnlinePajak yang secara resmi terdaftar di DJP. OnlinePajak merupakan salah satu Application Services Provider (ASP) atau agen pajak yang disahkan dan disetujui DJP untuk membuat ID Billing berdasarkan surat keputusan Nomor: KEP-72/PJ/2016.
  • Dapat melalui teller bank tertentu yang telah disetujui, seperti BNI, Mandiri, BCA, BNI, dan Citibank. Juga bisa melalui Kantor Pos Indonesia.
  • Melalui website DJP online www.sse.pajak.go.id.
  • Untuk pelanggan Telkomsel, bisa melalui SMS ID Billing dengan menekan *141*500#.
  • Dapat melalui layanan Billing di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang dapat dilakukan secara mandiri.
  • Melalui layanan Kring Pajak ke nomor 1-500-200 (khusus wajib pajak pribadi).
  • Melalui layanan internet banking (untuk bank tertentu). 

2. Bayar Pajak Online

Setelah membuat kode Billing dengan berbagai metode di atas, selanjutnya lakukan pembayaran melalui:

  • OnlinePajak dengan menggunakan fitur bayar pajak online (untuk nasabah CIMB Niaga dan BNI).
  • Anjungan Tunai Mandiri (ATM).
  • Melalui teller bank yang bekerja sama dan bisa melalui kantor pos.
  • Mini ATM yang bisa ditemukan di seluruh KPP ataupun KP2KP.
  • Melalui internet banking.
  • Agen branchless banking.
  • Dapat pula melalui mobile banking (saat ini hanya untuk nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Cara Bayar Pajak Online

3 Langkah Praktis Cara Bayar Pajak Secara Online (klikpajak.id)

Bayar Pajak Online adalah metode baru dalam membayar pajak yang dilakukan secara online dan real time. Pembayaran dengan cara ini jauh lebih baik, simpel, dan fleksibel. Para wajib pajak tidak perlu lagi antri berjam-jam di bank maupun kantor pajak. Berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk bayar pajak online, diantaranya:

1. Daftar di OnlinePajak. Sebelum menggunakan sistem e-Billing Pajak melalui ASP OnlinePajak, kamu diharuskan untuk mendaftarkan perusahaan dan mengisi secara lengkap profil perusahaan, termasuk Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

2. Buat ID Billing di ASP OnlinePajak. Ada dua cara untuk membuat ID Billing di OnlinePajak:

  • Menggunakan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang terdapat di OnlinePajak.
  • Tidak menggunakan SPT yang ada di OnlinePajak (khusus wajib pajak yang cuma ingin memanfaatkan fitur e-billing dan e-filling saja)

Untuk diketahui, ID Billing yang telah dibuat hanya berlaku selama 7 hari. Jika setelah 7 hari pajak belum dibayarkan, kamu harus membuat ID Billing baru.

3. Manfaatkan ID Billing untuk bayar pajak secara online. Caranya:

  • Masukkan nomor ID Billing yang telah dibuat dengan menggunakan fitur pembayaran pajak online di OnlinePajak (khusus CIMB Niaga dan BNI), bank persepsi, ATM, internet banking, sms banking, atau menyerahkan langsung ke teller di bank.
  • Kemudian kamu akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) setelah menyelesaikan pembayaran. Kemudian masukan NTPN tersebut ke dalam laporan SPT saat akan melakukan e-Filing atau pelaporan telah membayar pajak.

Baca juga: DJP Online E-Filling Kamu Sering Error? Ini Solusinya

Bayar Pajak Lebih Mudah dan Praktis

Nah, Sobat dengan adanya sistem bayar pajak online tentunya jadi lebih mudah dan praktis bukan? Sehingga tidak ada alasan lagi untuk terlambat membayar pajak nantinya. Usahakan bayar pajak sebelum tenggat waktu yang ditentukan agar tidak terkena denda keterlambatan ya!